Baterai Cepat Drop? Coba Cara Kalibrasi Baterai Android

cara-kalibrasi-agar-baterai-kembali-normal

Saat ini sebagian perangkat smartphone sudah dibekali dengan kapasitas baterai yang bisa dibilang cukup besar. Namun dengan kapasitas baterai yang besar ini hp nyatanya masih sering cepat habis baterainya. Jika kamu mengalami hal tersebut, kamu bisa mencoba untuk kalibrasi baterai android untuk mengembalikan performanya.

Perlu diketahui bahwa seiring berjalannya waktu. masa pakai maupun kapasitas daya baterai akan terus berkurang. Apalagi bila kamu sering melakukan pengecasan setiap harinya. Hal ini tentunya akan mempengaruhi Life cycle atau umur baterai itu.

Setiap baterai smartphone memiliki life cycle yang berbeda. Dimana life cycle ini biasanya berupa charger cycle. Jadi saat charger cycle sudah terlampaui, maka performa baterai pun juga akan menurun.

Apa itu kalibrasi baterai hp?

Kalibrasi baterai adalah proses normalisasi baterai agar kapasitas sebenarnya bisa dibaca dengan akurat oleh sistem. Kalibrasi baterai bisa dilakukan di semua jenis dan merk smartphone android seperti samsung, xiaomi, asus, lenovo, oppo, vivo, dan lainnya.

Kapan baterai hp harus di kalibrasi?

Walau system android saat ini sudah terbilang cukup canggih, namun yang namanya sistem tidak selamanya akurat dalam membaca status baterai. Hal ini disebabkan karena seringnya hp android di charge yang menyebabkan sistem menjadi salah membaca kapasitas yang seharusnya.

Sebagai contoh, baterai hp kamu yang masih memiliki daya sekitar 50% dan seharusnya masih bisa bertahan selama setengah hari, ternyata tiba-tiba hp mati karena kehabisan daya.

Jika kamu mengalami hal tersebut, kamu bisa coba untuk melakukan kalibrasi di hp android tanpa root. Dengan begitu kamu bisa menormalkan sistem agar lebih akuran membaca kapasitas baterai yang benar.

Tapi perlu diingat bahwa kalibrasi hp android tidak bisa mengembalikan performa baterai yang sudah berumur. Karena cara ini hanya membantu agar sistem bisa mendapatkan data dan bisa membaca status baterai lebih akurat.

Jadi kamu juga harus tau, apakah baterai android cepat habis karena baterai sudah berumur, atau baterai hp android cepat habis karena masalah sistem gagal membaca status baterai.

Cara kalibrasi Baterai Android

Untuk mengkalibrasi baterai android ini sebenarnya cukup mudah dan bisa dilakukan dengan berbagai cara. Baik dengan aplikasi kalibrasi android root/tanpa root, kalibrasi manual kalibrasi baterai android via cwm dan kalibrasi terbaik lainnya. Berikut cara kalibrasi baterai android yang bisa kamu pakai.

1. Kalibrasi manual tanpa aplikasi tanpa root

Cara pertama ini tentunya adalah cara yang paling mudah. Kita tidak perlu menginstal aplikasi maupun melakukan root terhadap perangkat android kita sehingga lebih mudah dan cepat. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  • Pakai hp seperti biasa sampai perangkat kamu kehabisan baterai dan mati dengan sendirinya.
  • Silahkan mulai isi baterai tanpa menghidupkan hp. Biarkan saja hingga baterai terisi 100%.
  • Setelah terisi penuh kamu bisa mencabutnya.
  • Hidupkan perangkat dan lihat indikator persentase baterai. Bila tidak menunjukkan angga 100% silahkan isi kembali hingga 100%. Biarkan ponsel tetap hidup.
  • Cabut charger dan restart android. Jika indikator tidak 100% lagi silahkan cas lagi.
  • Kamu bisa mengulangi langkah ini sampai baterai menunjukkan anggka 100% setelah hp di restart tanpa terhubung ke charger.
  • Jika sudah silahkan gunakan kembali hp sampai baterai habis dan mati sendiri.
  • Terakhir kamu bisa mengisinya kembali sampai penuh dalam kondisi mati.

Nah itu dia cara kalibrasi manual tanpa aplikasi dan root. Tapi disini kami tidak menyarankan terlalu sering menggunakan cara ini, karena bila terlalu sering membuat baterai kosong bisa berakibat rusaknya IC Power.

2. Kalibrasi dengan aplikasi (Root)

cara-kalibrasi-baterai-android

Cara selanjutnya adalah kalibrasi menggunakan aplikasi. Tapi beberapa aplikasi kalibrasi android membutuhkan akses root. Jadi kami menyarankan untuk terlebih dahulu melakukan root terhadap android kamu. Berikut cara kalibrasi menggunakan aplikasi Battery Calibration Pro (No Root).

  • Download dan install aplikasi Battery Calibration Pro disini.
  • Buka Battery Calibration Pro dan berikan Izin untk mengubah setelan sistem.
  • Hubungkan hp dengan charger dan tunggu hingga 100% (Selama pengecasan bisa keluar dari aplikasi dahulu).
  • Jika sudah 100% buka aplikasi Battery Calibration Pro dan klik Start.
  • Pilih Calibrate > OK.
  • Tunggu hingga proses selesai dan tap OK.
  • Selesai

3. Kalibrasi Baterai Android via CWM atau TWRP

install twrp

Cara selanjutnya adalah lewat custom recovery baik itu CWM maupun TWRP. Dan untuk cara kalibrasi baterai android via cwm atau twrp  ini tentunya hp harus dalam keadaan root. Bagi yang sudah memasang CWM maupun TWRP berikut caranya:

  • Matikn hp dan masuk ke recovery mode dengan menekan tombol power + volume atas / bawah / atas+bawah secara  bersamaan.
  • Di  menu Recovery pilih menu Advanced dan cari opsi Hapus Statistik baterai atau Wipe Battery Stats.
  • Tunggu hingga proses selesai.
  • Matikan hp dan cas hingga 100%.
  • Hidupkan dan pakai sampai baterai habis kemudian cas kembali sampai 100%.

Cara ketiga ini terlihat hampir sama seperti cara pertama. Yang membedakan disini adalah kita menghapus file android  yang berfungsi untuk menyimpan dan mengingat status baterai.

Untuk kalibrasi baterai hp android ini kamu tidak perlu sering-sering melakukannya. Lakukanlah saat indikator mengalami gejala error dan presentase sering turun mendadak. Selamat mencoba dan semoga baterai android kamu kembali normal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *