Cara Mengembalikan File Yang Terkena Virus Ransomware

cara mengembalikan file yang terkena virus ransomware

Belakangan ini virus komputer berjenis ransomware mulai banyak meyebar. Terkena Virus ransomware ini seperti terkena musibah besar.apalagi belum ada banyak cara mengembalikan file yang terkena Virus Ransomware baru.

Virus Ransomware memilikikemampuan unutk mengenkripsi seluruh file dan danta yang kamu miliki dan merubah formatnya. Beberapa format Virus Ransomware yang marak saat ini seperti .mbed, .sglh, .kolz, dan masih banyak lagi. Virus ini juga bisa menginfeksi hampir semua sistem operasi windows mulai dari Windows 7, 8,da windows 10.

Jika hanya beberapa fle yang terenkripsi mungkin tidaklah masalah. Tapi sayangnya virus ini tidak kenal belas kasih,mereka menginfeksi satu partisi.Dan untuk decrypt ransomware ini kamu diharuskan membayar Bitcoin atau paypal untuk membuka file yang terinfiksi virus ransomware.

Mengenal Virus Ransomware

Ransomware adalah jenis malware yang pada awalnya hanya akan menginfeksi dan menyerang pengguna komputer dektop atau laptop. Setelah komputer terinfeksi, virus akan mulai melacak dan mengenkripsi data penggunanya dengan kode rahasia unik yang hanya diketahui oleh pembuat virus Ransomware ini atau yang biasa kita sebut Hacker.

Dan sesuai dengna namanya, virus ini akan mengunci data pengguna komputer dengan menambahkan eksistensi dibelakang file-file tersebut dan untuk membukanya kita diharuskan membayar uang tebusan jika korban ingin filennya kembali seperti semula.

Virus jenis Ransomware ini juga tidak pandang bulu. Siapa saja bisa kena bila tidak hati-hati mulai dari perorangan hingga instansi besar memiliki kemungkinan terkena serangan Ransomware.

Cara Mengembalikan File Yang Terkena Virus Ransomware

Untuk mengembalikan file yang terkena Virus Ransomware ini gampang-gampang  susah apalagi bilajenis Ransomwareyang menyerang adalah jenis baru. Tapi buat yang mau coba mengembalikan file yang terenkripsi virus akan kami bagikan cara yang mungkin masih bisa menolong file penting kamu. Cara yang akan kami bagikan disini adalah menggunakan Decryptor Stop buatan Emsisoft dan Michael Gillespie.

Berikut daftar ekstensi yang didukung software ini:

.shadow, .djvu, .djvur, .djvuu, .udjvu, .uudjvu, .djvuq, .djvus, .djvur, .djvut, .pdff, .tro, .tfude, .tfudet, .tfudeq, .rumba, .adobe, .adobee, .blower, .promos, .promoz, .promorad, .promock, .promok, .promorad2, .kroput, .kroput1, .pulsar1, .kropun1, .charck, .klope, .kropun, .charcl, .doples, .luces, .luceq, .chech, .proden, .drume, .tronas, .trosak, .grovas, .grovat, .roland, .refols, .raldug, .etols, .guvara, .browec, .norvas, .moresa, .vorasto, .hrosas, .kiratos, .todarius, .hofos, .roldat, .dutan, .sarut, .fedasot, .berost, .forasom, .fordan, .codnat, .codnat1, .bufas, .dotmap, .radman, .ferosas, .rectot, .skymap, .mogera, .rezuc, .stone, .redmat, .lanset, .davda, .poret, .pidom, .pidon, .heroset, .boston, .muslat, .gerosan, .vesad, .horon, .neras, .truke, .dalle, .lotep, .nusar, .litar, .besub, .cezor, .lokas, .godes, .budak, .vusad, .herad, .berosuce, .gehad, .gusau, .madek, .darus, .tocue, .lapoi, .todar, .dodoc, .bopador, .novasof, .ntuseg, .ndarod, .access, .format, .nelasod, .mogranos, .cosakos, .nvetud, .lotej, .kovasoh, .prandel, .zatrov, .masok, .brusaf, .londec, .krusop, .mtogas, .nasoh, .nacro, .pedro, .nuksus, .vesrato, .masodas, .cetori, .stare, .carote, .gero, .hese, .seto, .peka, .moka, .kvag, .karl, .nesa, .noos, .kuub, .reco, .bora, .omfl
Nah,buat kamu yang terkena Ransomware dengan varian huruf besar seperti .DATAWAIT, .KEYPASS bisa download software berikut ini gratis.

Cara pakai Decryptor STOP

  1. Pertama download dan pasang Decryptor Stop di PC/Laptop kamu. Untuk pengguna Windows 7 pastikan sudah menginstal Net Framework versi terbaru agar software bisa dibuka.
  2. Setelah terbuka silahkan klik Select Directory dan pilih direktori mana yang terkena ransomware.
  3. Terakhir klik Decrypt dan software akan mulai membuka file-fileyang terkunci Ransomware.

Decryptor Ransomware

Selain Decryptor stop diatas,masih ada lagi beberapa decryptor tool lainnya  yang bisa kamu pakai. Cara penggunaannya juga masih sama sama saja. Kamu hanya perlu menentukan direktori lokasi file dan klik decript. Berikut beberapa Decryptor Ransomware yang bisa kamu pakai.

Cara Mencegah Ransomware

Buat yang belum kena atau mereka yang sudah kena dan agar tidak kena lagi, Berikut ada beberapa tips agar komputer tidak mudah terkena virus jenis ini. Apa saja itu? Berikut tips dan caranya.

Backup Data

Buat kamu  yang aktif di internet dan sering browser tentunya hal yang paling kami sarankan adalah melakukan backup data. Karena pasalnya Ransomware ini memiliki sifat mengunci data-data kamu. Jika hanya data biasa dan tidak penting mungkin tidaklah masalah. Tapi bagaimana jika data tersebut adalah file kerjaan atau bahkan file skripsi yang hampir selesai.

Oleh karena itu,pastikan selalu membackup data-data penting. Kamu  bisa membackupnya di cloud, drive, dropbox, dan perangkat lain yang mendukung dan bisa mengamankan data-datamu.

Update sistem secara berkala

Sistem operasi Windows secaraberkala selalu meningkatkan update keamanannya. Pastikan kamu selalu mengupdatenya untuk menghindari virus-virus terbaru. Tidak hanya OS saja, aplikasi  yang sering digunakan seperti browser, download manager, anti virus dan lainnya  juga harus kamu  update secara berkala untuk meningkatkan keamanannya.

Aktifkan terus Antivirus/Windows Defender

Karena beberapa alasan tertentu banyak orang yang menonaktifkan Windows Defender atau antivirus mereka. Darisinilah peluang virus menyusupi komputer kamu. Jadi  pastikanlah untuk selalu mengaktifkan sistem keamanan Antivirus dan  Windows Defender komputer kamu.

Perhatikan apa yang kamu dowload

Nah,buat yang suka download khususnya download software atau game nih. Pastikan fila yang kamu download itu benar-benar file yang kamu butuhkan. Cek mulai dari nama file, ekstensi, hingga ukuran file tersebut.

Saat mendownload gameatau software pastikan mendownload di website-website terpercaya. Jangan sampai kamu mendownload file firus dan menjalankan programnya.

Hindari klik email tidak dikenal

Selain dari internet, virus ransomware ini juga bisa datang dari e-mail. Nah,sebaiknnya kamu menghindari untuk mengklik e-mail yang bersumber dari pengirim yang tidak jelasatau tidak kamu  ketahui. Karena bisa jadi e-mail tersebut berasal dari oknum yang ingin menyerang file-file kamu  dan meminta tebusan untuk membukanya. Jadi jangan pernah mengunduh attachment dari email  yang tidak dikenal.

Lalu, bagaimana jika semua cara sudah dilakukan dan ternyata komputer kita tetap terkena virus ransomware dan tidak  menemukan cara mengembalikan filenya. Jika hal tersebut terjadi padamu, sepertinya kamu  harus bersabar apalagi  bila virus Ransomware tersebut merupakan versi baru. Decryptor Ransomware jenis baru biasanya akan muncul paling cepat 1 tahun semenjak virus tersebut muncul.

Dan satu hal lagi yang perlu kami ingatkan. Meskipun kamu sudah melakukan transfer atau tebusan sejumlah uang yang diminta. Tidak ada jaminan file  kamu akan terbuka. Yang perlu kamu lakukan adalah selalu waspada terhadap file-file mencurigakan dan sebisamungkin untuk tidak  memakai softwarebajkan.

Akhir kata

Mungkin itu saja yang bisa kamu bagikan mengenai cara mengembalikan file yang terkena virus ransomware beserta tips agar tidak terkena virus ransomware. Semoga berhasil.